Senin, 20 Agustus 2018
   EN   

I Info BKIPM

SKIPM MERAUKE MELAKUKAN PENAHANAN DAN PELEPASLIARAN KEPITING BAKAU DI BAWAH UKURAN PERMEN KP NO.56 TAHUN 2016

Kamis, 18 Januari 2018. Stasiun KIPM Merauke telah melakukan penahanan terhadap 28 ekor kepiting bakau di bawah ukuran 200 gram karena tidak sesuai dengan Permen KP No.56 Tahun 2016.

Jumlah 28 ekor kepiting bakau tersebut merupakan hasil seleksi dari 784 ekor kepiting bakau yang akan dikirim ke Jakarta melalui bandara Mopah Merauke. Hasil seleksi tersebut merupakan kejelian dari petugas karantina ikan dalam melakukan kebenaran jenis, jumlah dan ukuran di kantor Stasiun KIPM Merauke, sehingga beberapa jumlah kepiting tersebut harus dipisahkan dan diberi perlakuan sesuai Permen KP Nomor 56 tahun 2016.

Pengguna jasa karantina ikan yang telah melakukan pelanggaran terhadap peraturan menteri tersebut langsung mendapat arahan dari kepala Stasiun KIPM Merauke untuk mentaati Peraturan Menteri tersebut walaupun jumlahnya tergolong sedikit, namun peraturan tetap harus ditegakkan.

Setelah melalui proses penahanan sementara terhadap 28 ekor kepiting tersebut, sore harinya kepiting bakau hasil penahanan ini langsung dilepasliarkan di sekitar Pelabuhan Perikanan Kabupaten Merauke yang memiliki hutan bakau dan sungai yang merupakan habitat kepiting bakau.

Kepala Stasiun KIPM Merauke telah menugaskan stafnya untuk melakukan pelepasliaran pada hari itu juga dan juga mengundang instansi terkait Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dan Wilayah Kerja Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Sorong di kota Merauke. Selain itu pelepasliaran juga disaksikan oleh pemilik sebagai bukti keseriusan dalam melaksanakan pelestarian sumberdaya ikan kita agar selalu bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dokumentasi :

 

Komentar




Search