Senin, 20 November 2017
   EN   

I Info BKIPM

SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANGAN PERKARANTINAAN IKAN DAN MUTU HASIL PERIKANAN DI WILAYAH PERBATASAN

Sejalan dengan program pemerintah Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dalam Nawacitanya, pada Nawacita yang ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan, tentunya Nawacita ini mempunyai tujuan yang harus dicapai yaitu salah satunya adalah meningkatkan perekonomian di wilayah perbatasan, dengan terbangunnya PLBN Mota’ain yang semegah ini diharapkan arus lalulintas orang dan barang menjadi lancar, tugas dan fungsi custom Imigrasi dan Karantina Ikan di exit dan entry point berjalan dengan lancar sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. dalam rangka meningkatkan pemahaman stakeholder, masyarakat dan pemangku jabatan di PLBN Mota’ain tentang tugas dan fungsi BKIPM maka dirasa perlu untuk mengadakan sosialisasi peraturan perundangan perkarantinaan ikan dan mutu hasil perikanan yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 14 Juli 2017 bertempat di PLBN Mota’ain dengan jumlah peserta 50 orang yang terdiri dari Instansi terkait, PLBN Mota’ain, pemangku jabatan Kabupaten Belu, Stakeholder dan masyarakat sekitar PLBN Mota’ain serta Karantina Timor Leste. Kepala Stasiun KIPM Kelas I Kupang Bapak Edi Santoso, S.Pi, M.Si. menyampaikan bahwa  tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan tugas dan fungsi serta eksistensi BKIPM di wilayah perbatasan dalam rangka kelancaran tugas serta memupuk tali silaturahim antar instansi terkait sehingga apabila dalam pelaksanaannya terdapat hambatan/ kendala dapat diselesaikan dengan baik sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Kepala Pusat Standardisasi, Sistem dan Kepatuhan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bpk. Ir. Teguh Samudro,M.P., memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi peraturan perundangan perkarantinaan ikan dan mutu hasil perikanan di wilayah perbatasan Mota’ain Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan oleh Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Kupang. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan merupakan Competent Authority di Bidang Kesehatan Ikan dan Mutu Hasil Perikanan, mengemban tugas dan fungsi untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit ikan karantina, baik antar area maupun antar Negara dan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan, sehingga terhadap ikan dan produk perikanan yang akan dilalulintaskan, harus melalui pemeriksaan kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan baik secara laboratoris dan atau secara klinis membuktikan status kesehatan dan mutu hasil perikanan tersebut yang diterbitkan oleh Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan pada masing – masing daerah.

               Pada kesempatan ini sebagai Narasumber Bapak Ir. Muhammad Ridwan, MM, MP, dari Pusat Karantina Ikan, menyampaikan beberapa hal antara lain, Tugas Fungsi, Prosedur ekspor impor, Regulasi yang menjadi dasar hukum pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan.

 

Komentar


Search