Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

21.817.907
 
 
 
 
Profil
Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Balikpapan

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU dan KEAMANAN HASIL PERIKANAN

Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Balikpapan ( 06.0 )



 

 

 

 

1. Lokasi UPT

Alamat Kantor : Jl. Kol.Syarifuddin Yoes RT 094 No.10 Balikpapan. 76115
Telepon/Fax : (0542) 876348 / 878421
Email : bkiof_bpp@yahoo.co.id
Alamat Lab. : Jl. Kol. Syarifuddin Yoes RT 094 No.10 Balikpapan. 76115

 

 2. Kontak

  Nama : Muhammad Burlian, S.Pi, M.Si
Jabatan : Kepala Balai KIPM Kelas I Balikpapan
No. HP : 0542-876348
Email :

 

Nama : Raflina Hermawan, A.Pi
Jabatan : Kepala Sub. Bagian Tata Usaha
No. HP : 0542-876348
Email : akirasund@yahoo.com


Nama : Ir. Kadson Batubara, M.Si
Jabatan : Kepala Seksi Pelayanan Operasional
No. HP : 0542-876348
Email : bkispgn_balikppan@yahoo.co.id

 

Nama : Yuni Irawati Wijaya, S.Pi, MP
Jabatan : Kepala Seksi Pengawasan, Data dan Informasi
No. HP : 0542-876348
Email : yoen_wijaya@yahoo.co.id

 

Nama : Idris Harisman, A.Md
Jabatan : Koordinator Fungsional PHPI
No. HP : 0542-876348
Email : idris.harisman@gmail.com

 

Nama : Winda Anggraeni, S.St.Pi
Jabatan : Koordinator Laboratorium
No. HP : 0542-876348
Email : aditya0203@yahoo.co.id


 

3. Wilayah Kerja/Satuan Kerja

Nama Satker : Wilayah Kerja Karantina Ikan Bontang
Alamat Satker : Jl. Kapten Piere Tendean Rt. 09 Kel.Bontang Kuala, Kec. Bontang Utara, Bontang Telp/Fax. (0548) 20660
Nama : M. Roy Pahlavi, A.Md
No. HP : 082152321079
Email : bkiwil_btg@yahoo.co.id

 

Nama Satker : Wilayah Kerja Karantina Ikan Samarinda
Alamat Satker : Jl. Yos Sudarso Pelabuhan Samarinda, Samarinda Telp./Fax. (0541) 743794, Email : wilker_kismd@yahoo.co.id
Nama : Muhammad Naim, A.Md
No. HP : 0541-743794
Email : wilker_kismd@yahoo.co.id

 

Nama Satker : Wilayah Kerja Karantina Ikan Berau
Alamat Satker : Bandara Kalimarau Berau
Nama : Radial Falah, S.Pi
No. HP : -
Email : -

 

 

Nama Satker : Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Semayang                                   
Alamat Satker : Jl. Yos Sudarso No. 30
Nama       : Abbas, S.Pi                                                                                                                               
No.HP : -
Email : -

 

Nama Satker   :  Wilayah Kerja Pelabuhan Penyeberangan Kariangau           
Alamat Satker   :  Pelabuhan Penyeberangan Sungai Kariangau
Nama : R.Fajar Bagus SDK, S.Pi                                                                                    
No. HP : -
Email : -

4. Sumber Daya Manusia (SDM)

Teknis        : 31 Orang

Non Teknis    : 11 Orang

Pejabat Struktural  : 4 Orang

 5. Laboratorium

 

 

Level Laboratorium                                             : III (tiga)
Metode Pemeriksaan yang dapat dilakukan

: Komparasi, Uji Biokimia, Histologi, Serologi, Biologi   Molekuler

Akreditasi                                                             

: Tanggal 16 April 2010 oleh KAN ( LP-445-IDN )

 


 

 

UJI COBA

Pada Tahun Anggaran 2011 Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Balikpapan melaksanakan Uji Coba dengan judul “Keberadaan Aeromonas salmonicida Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) beku (-25oC)

            Latar Belakang dari pengambilan judul Uji Coba ini adalah Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan salah satu komoditi perikanan air tawar yang mempunyai prospek pengembangan yang cerah, hal ini dilihat dari teknik budidaya yang relatif mudah, waktu pemeliharaan yang singkat untuk mencapai ukuran konsumsi serta disukai oleh konsumen karena rasanya lezat dan harga yang terjangkau. Walaupun demikian budidaya ikan mas (C. carpio) memiliki berbagai kendala yang harus dihadapi pembudidaya, yaitu penyakit yang disebabkan oleh bakteri maupun virus sehingga dapat menyebabkan kegagalan dalam usaha budidaya (Imam C, 2007). Salah satu bakteri penyebab penyakit adalah Aeromonas salmonicida.

Usaha budidaya ikan mas (Cyprinus carpio) di Kalimantan Timur sudah dioptimalkan tetapi antara tingkat produksi dengan konsumsi tidak sebanding, hal inilah yang menyebabkan di Kalimantan Timur dalam rangka mencukupi permintaan konsumen yang tinggi mendatangkan ikan mas dari daerah Jawa dengan menggunakan kontainer beku (reefer) dengan suhu antara -20oC sampai dengan –27oC.

Lalu lintas ikan mas (Cyprinus carpio) inilah yang diduga menyebabkan masuk dan tersebarnya hama dan penyakit ikan karantina, baik dari jenis virus dalam hal ini Koi Herpes Virus (KHV) dan bakteri yaitu A. salmonicida. A. salmonicida berdasarkan KEP.03/MEN/2010 termasuk hama dan penyakit ikan karantina golongan II yaitu semua hama dan penyakit ikan karantina yang dapat disucihamakan dan/atau disembuhkan dari media pembawa karena teknologi perlakukan sudah dikuasai.

 Aeromonas salmonicida memiliki rentang patogenisitas yang sangat luas. Dari hasil uji coba yang dilakukan oleh Stasiun Karantina Ikan Tanjung Perak tahun 2008 dikatakan bahwa Aeromonas salmonicida mampu bertahan hidup pada ikan nila (O. niloticus) yang dibekukan pada suhu -20oC dan -40oC selama 32 hari dan masih bersifat patogen.

Berdasarkan data diatas maka dianggap perlu melakukan uji coba di Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan dengan judul “ Keberadaan Aeromonas salmonicida Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) Beku (-25oC) Selama 3 Bulan”.

Tujuan dari ujicoba adalah untuk Mengetahui keberadaan dan patogenisitas Aeromonas salmonicida pada ikan mas beku dengan suhu - 25oC selama 3 bulan.

Hasil menunjukkan bahwa Aeromonas salmonicida yang terdapat dalam organ pada akhir penyimpanan masih bersifat pathogen dan menyebabkan mortalitas 30% pada ikan uji. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ikan mas beku merupakan salah satu agen pembawa penyakit HPIK yang harus diawasi secara intensif.


6.  Pemantauan

       Peta Daerah Sebar HPI/HPIK

        


            Kegiatan Pemantauan HPI/HPIK ini bertujuan untuk mengetahui dan menginventarisasi Hama dan Penyakit Ikan Karantina yang dapat mengakibatkan kerugian ekonomi di daerah-daerah wilayah Kalimantan Timur, pemantauan ini juga di maksudkan untuk dapat mengetahui Daerah Sebar Hama dan Penyakit Ikan Karantina khususnya di wilayah Kalimantan Timur.

Pemantauan Daerah Sebar HPI / HPIK ini dilaksanakan 2 (dua) kali yaitu pada bulan Mei 2011 dan bulan September 2011.

Pelaksanaan pemantauan dilaksanakan di 8 (delapan) Daerah Tingkat II Propinsi Kalimantan Timur yaitu Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser.

Dari hasil  kegiatan pemantauan HPI/HPIK  tahun 2011 ini, terkumpul   beberapa   jenis sampel/media pembawa yang mewakili pada tiap-tiap wilayah sebagai berikut :

1.    Kota Balikpapan

·         Kepiting Bakau (Scylla serata)

·         Kerapu Sunu (Cephalopholis miniata)

·         Teripang (Holuthoria sp.)

·         Lobster (Panulirus sp.)

·         Udang segar (Penaeus sp.)

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Lele (Clarias batrachus)

·         Ikan Gabus (Channa striata)

·         Ikan Betok (Anabas testudineus)

·         Cacing laut (Seaworms)

·         Ikan Sepatsiam (Trichogaster pectoralis)

2.    Kota Samarinda

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Nila (Oreochromis sp.)

·         Ikan Lele (Clarias batrachus)

·         Ikan Gabus (Channa striata)

·         Ikan Betok (Anabas testudineus)

3.    Kota Bontang

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Kerapu Macan (Epinephalus vuscogutatus)

·         Rumput Laut (Eucheuma sp.)

·         Udang windu (Penaeus monodon)

·         Teripang (Holuthoria sp.)

·         Lobster (Panulirus sp.)

4.    Kabupaten Kutai Kartanegara

·         Ikan Patin (Pangasius sp.)

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Nila (Oreochromis sp.)

5.    Kabupaten Penajam Paser Utara

·         Ikan Patin (Pangasius sp.)

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Nila (Oreochromis sp.)

6.    Kabupaten Paser

·         Udang Windu (Penaeus monodon)

·         Ikan Patin (Pangasius sp.)

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Nila (Oreochromis sp.)

·         Ikan Bawal (Colossoma macropomum)

7.    Kabupaten Berau

·         Ikan Bawal (Colossoma macropomum)

·         Ikan Patin (Pangasius sp.)

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Nila (Oreochromis sp.)

·         Lobster (Panulirus sp.)

·         Ikan Lele (Clarias batrachus)

8.    Kabupaten Kutai Timur

·         Ikan Bawal (Colossoma macropomum)

·         kan Patin (Pangasius sp.)

·         Ikan Mas (Cyprinus carpio)

·         Ikan Nila (Oreochromis sp.)

             Golongan parasit yang ditemukan pada kegiatan pemantauan HPIK tahap 1 dan 2 tahun 2011 diperoleh melalui pemeriksaan dengan metode pengamatan secara klinis dan mikrokopis. Parasit yang ditemukan antara lain Dactylogyrus sp., Oodinium, Epistylis sp., Trichodina sp., Vorticella sp., Octolasmis sp., Zoothamnium sp., Chilodonella sp., Ichtyopthirius multifilis, Campanella sp., Diplectanum sp. dan Gyrodactylus sp.

       Golongan bakteri yang menyerang komoditi perikanan hasil dari kegiatan pemantauan HPIK antara lain ; Vibrio sp., Alcaligenes sp., Pseudomonas mallei, Citrobacter freundii, Acinetobacter sp., Aeromonas sobria, Enterobacter sp., Aeromonas hydrophilla, Aeromonas caviae, Citrobacter sp., Corynbacterium sp., Staphylococcus sp., Streptococcus sp., Pasteurella multocida, Proteus retgerii, Proteus vulgaris, Pleisomonas sp., Pseudomonas cepacia, Proteus sp., Chromobacterium sp.

        Golongan virus yang ditemukan selama kegiatan pemantauan HPIK di Kalimantan Timur antara lain ; Koi Herves Virus (KHV) dan White Spot Syndrome Virus (WSSV).


 7. Lalu Lintas Media Pembawa Dominan

         Kegiatan operasional yang dilaksanakan Balai Karantina Ikan Sepinggan yaitu melakukan tindak karantina ikan terhadap arus lalulintas ikan yang meliputi kegiatan impor, ekspor, domestik masuk dan domestik keluar di Bandara Sepinggan, Pelabuhan Semayang, Pelabuhan Kampung Baru, Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, wilayah kerja Bontang, wilayah kerja Samarinda serta wilayah kerja Berau.

Data jumlah media pembawa  yang dilalulintaskan melalui Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan Balikpapan dapat dilihat pada tabel dibawah.

Jumlah Media Pembawa Yang Dilalulintaskan Melalui Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan Selama Tahun 2010 – 2011

No.
Kelompok 2009 2010
Hidup Mati Hidup Mati
Ekor Frek Kg/ Butir Frek Ekor Frek Kg/ Butir Frek

1.

2.

3.

  4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

Pisces

Crustacea

Mollusca

Coelenterata

Echinodermata

Reptilia

Mamalia Air

Amphibia

Algae

Benda Lain

19.280.531

91.537.253

66.039

-

-

30.953

-

-

-

-

1.694

17.964

236

-

-

82

-

-

-

-

1.928.903

1.031.349

31.477

390

60.176

1.272

-

-

247.906

1.497.206

2.102

1.266

373

2

214

4

-

-

43

264

23.449.493

78.740.393

18.630

30

-

29.556

-

-

-

-

2.779

22.026

69

1

-

75

-

-

-

-

3.843.674

3.777.073

131.955

-

80.395

4.405

-

-

406.866

1.017.175

2.971

1.404

429

-

302

8

-

-

65

129
  JUMLAH 110.914.776 19.976 4.798.679 4.268 102.238.102 24.950 9.261.543 5.308

 

a. Ekspor

Pelaksanaan kegiatan tindakan karantina ikan terhadap komoditas perikanan yang dikirim keluar negeri (ekspor) dilaksanakan Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan Balikpapan melalui Bandar Udara Sepinggan Balikpapan,  Pelabuhan Laut Semayang dan wilayah kerja Bontang. Kegiatan ekspor lingkup Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan Balikpapan Tahun 2010 mencapai  1.228.942 dalam satuan ekor dan 145.210 dalam satuan kilogram serta 1.701  kali dalam satuan frekuensi. 

Komoditas perikanan yang diekspor melalui Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan Balikpapan selama Tahun Anggaran 2010 adalah: dari kelompok Pisces adalah Kerapu Sunu (Epinephelus miniata), Betutu (Oxyeoleotris marmorata), Ikan Hias, Ikan Segar, Ikan Beku dan fillet ikan Ekor Kuning, dari kelompok Crustacea adalah Kepiting (Scylla serrata), daging Kepiting, Lobster (Panulirus sp.), Udang Beku, dan  Udang Segar, dari kelompok Molusca Cacing Laut (Marphysa sanguena),dari kelompok Echinodermata adalah Teripang (Holothria sp.) dan dari kelompok Reptilia adalah Labi–labi (Tryonix cartilageneus), Kura-Kura (Cuora amboinensis), Kulit Ular Air, Kulit Buaya, Biawak dan Kulit Biawak. Negara tujuan ekspor adalah: Singapura, Malaysia, Hongkong, Jepang dan China.

b. Domestik Masuk

Dalam Tahun Anggaran 2010, di Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan Balikpapan melaksanakan kegiatan tindak karantina ikan domestik masuk sebesar 85.836.990 dalam satuan ekor dan sebanyak 2.651 kali dalam satuan frekuensi, 1.837.101 dalam satuan kilogram dan sebanyak 995 kali dalam satuan frekuensi.

Jenis komoditas perikanan yang masuk melalui Balai Karantina Ikan Kelas I Sepinggan dan wilayah kerjanya selama Tahun Anggaran 2010 dari  kelompok Pisces   adalah   Nener   (Chanos chanos), Benih Patin (Pangasius sutchii), Benih Nila   (Oreochromis sp.), Bahan   Asal  Ikan (Empek-Empek),  Benih Gurame (O. gouramy),  Benih  Bawal  (Collosoma sp.),   Ikan  Segar dan Ikan Hias tawar   seperti  Grass  Carp, Black Ghost, Lemon, Cichlid, Neon Tetra, Guppy, Oscar, Platy, Cupang, Manfish, Sapu, Arwana Silver Brazil (Osteoglossum biccirrhosum), Discus (Symphysodon sp.), Komet (Carrasius carrasius), Mas Koki (Carrasius auratus) dan ikan hias laut seperti Clown fish (Amphiprion sp.). Sedangkan dari kelompok Crustacea adalah Benur (Penaeus monodon), Kepiting (Scylla serrata), Lobster (Panulirus sp.),  dan Udang Segar, dari   kelompok Mollusca adalah  Kerang dan Siput Laut,    dari kelompok Echinodermata adalah Teripang (Holothria sp.), dari kelompok Reftilia adalah Kura-Kura Brazil dan dari kelompok Benda Lain adalah Pakan ikan/udang.

Daerah asal kegiatan pemasukan domestik adalah: Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Banjarmasin, Denpasar, Pontianak, Tarakan, Palu, Mamuju dan Makassar.

c. Domestik Keluar

Selama Tahun Anggaran 2010 di Balai Karantina   Ikan   Kelas I Sepinggan    telah     melaksanakan      kegiatan   tindak      karantina     ikan         domestik  keluar   sebesar  15.172.170 dalam satuan ekor dan 7.279.232  dalam satuan kilogram  serta  24.911 kali  dalam   satuan  frekuensi.

Jenis - jenis komoditas perikanan yang keluar melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, Pelabuhan Laut Semayang, Wilayah Kerja Bontang, Wilayah Kerja Samarinda serta Wilayah Kerja Berau selama Tahun Anggaran 2010 dari kelompok Pisces adalah Kerapu Sunu (Cephalopholis miniata), Nener (Chanos chanos),  Betutu   (Oxyeleotris marmorata),  Patin  (Pangasius sutchii), Gurame (Osphronemus gouramy)  juga Sirip Hiu, Perut Ikan, Fillet Ikan, Ikan Segar, Ikan Teri, Ikan Kering dan Ikan Hias. Untuk  jenis ikan hias terdiri dari ikan hias tawar jenis Arwana Silver Brazil (Osteoglossum biccirrhosum) dan ikan hias laut jenis Clown Fish. Dari kelompok Crustacea adalah Kepiting (Scylla serrata),    Lobster    (Panulirus sp.),   Induk     Udang  (Penaeus  monodon ),  Benur   (Penaeus  monodon ),  Daging   Kepiting,  Udang   Segar, udang Beku, Kulit Udang dan Udang Kering. Kelompok Mollusca adalah Siput Laut, dari kelompok Coelenterata adalah Anemon, dari kelompok Echinodermata adalah Teripang (Holothria sp.), dari kelompok Reftilia adalah Kura-Kura Brazil (Hias), Kura-Kura, Kulit Ular Sawah, Kulit Biawak dan Kulit Buaya, dari kelompok Algae adalah Rumput Laut dan dari kelompok Benda Lain adalah Makanan Padat berbahan dasar Ikan (empek-empek).

Daerah tujuan kegiatan pengeluaran domestik adalah: Jakarta, Batam, Medan, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Makassar, Pare-Pare, Pontianak, Banjarmasin, Mataram dan Tarakan.

 
Share | |
U P T
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...